Oleh : Ilin Solehudin
A. Sekilas tentang guru
Guru adalah
suatu profesi. Sebelum ia bekerja menjadi guru terlebih dahulu dididik dalam
suatu lembaga pendidikan keguruan dalam lembaga pendidikan tersebut dia tidak
hanya dididik mengenai materi ilmu pengetahuan atau bidang studi, ilmu dan
metode yang akan diajarkan akan tetapi dibina agar memiliki kepribadian sebagai
guru.
Sebagai
pendidik yang professional, guru bukan saja dituntut melaksanakan tugasnya
secara professional tetapi juga harus memilki pengetahuan dan kemampuan
professional. Nana saodih mengemukakandalam melaksanakan tugasnya guru harus
memiliki kematangan atau kedewasaan pribadi serta kesehatan jasmani dan rohani.
Dia berpendapat minimal ada tiga cirri kedewasaan, ialah: memiliki pedoman dan
tujuan hidup, mampu melihat segala sesuatu secara objektif dan bertanggung
jawab atas perbuatanya.
Guru harus
mampu menciftakan suasana kondusif dalam kelas karena guru merupakan bapak
kedua yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan dan perkembangfan jiwa anak. K.
Hajar Dewantara telah menggariskan tentang pentingnya guru dalam proses
pembelajaran. Ialah sebagai berikut:
a. Ing ngarsa sungtulada (member teladan jika di depan)
b. Ing madya mangun karsa (jika ditengah member peluang
untuk berprakarsa)
c. Tut wuru handayani (memberikan dorongan dan arahan jika
dibelakang)
B. Mutu guru
Seberapapun baknya sarana prasara jika tanpa didorong oleh kemampuan
guru maka tidak akan dapat mencapai tujuan pendidikan tersebut. Maka guru meski
memiliki pengetahuan, kecakapan, dan keterampilan yang bagus. Guru merupakan
salah satu paktor yang menetukan keberhasilan siswa dalam belajar dalam
mencapai tujuan pendidikan nasional. Maka salah satu upaya yang harus dilakukan
ialah meningkatkan kualitas mutu guru. Adapaun langkahnya kurang lebih terdiri
dari: Pertama peningkatan martabat gurup dan eningkatan professional
guru
C. Kemampuan yang harus dimiliki guru agar bisa professional
Kemampuan
merupakan prilaku yang rasional untuk mencapai tujuan yang dipersyaratkan
sesuai kondisi yang diharapkan. Berarti oarnga yang memiliki kemampuan adalah
benar-benar orang yang memiliki keahlian dibidangnya dengan istilah lain
dikemnal dengan sebutan “professional”.
Agar bisa
profesionalmaka guru harus memiliki kemampuan dann keterampilan yang berkaitan
dengan proses pembelajaran, diantaranya guru harus:
1.
Mampu menguasai bahan ajar,
2.
Mampu mengelola kelas,
3.
Mampu menggunakan metode,
media dan sumber belajar,
4.
Mampu melalukan penilaian
baik proses ataupun hasil.
Sedangkan
menurut Dedi Supriadi (1998) dalam jurnal pendidikan agar guru menjadi
professional harus memiliki lima hal yaitu:
1.
Harus memilki komitmen
terhadap siswa dalam pembelajaranya,
2.
Menguasai materi serta cara
penyampaianya secara mendalam,
3.
Guru bertanggung jawab
memantau hasil belajar
4.
Guru harus mampu berpikir
sistematis
5.
Guru seyogianya merupakan
bagian dari masyarakat belajar dalam lingkungan profesisnya.
Jika
disimpulkan minimalnya ada dua hal yang mesti dimiliki seorang guru agar
pembelajaran bisa berjalan secara efektif dan bermakna. Yaitu, menguasai materi
pembelajaran dan menguasai ilmu mendidik.
D. Ciri-ciri guru yang baik dalam mengelola pembelajaran
Menurut Combs
Dkk dalam Soemanto Wasty (1998) bahwa cirri-ciri guru yang baik adalah:
1) Guru yang mempunyai anggapan bahwa orang lain memiliki kemampuan
untuk memecahkan masalah mereka sendiri dengan baik.
2) Guru yang melihat orang lain mempunyai sifat ramah dan
bersahabat dan bersifat ingin berkembang.
3) Guru yang memandang bahwa orang laing patut dihargai,
4) Guru yang memandang oaran lain bahwa pada dasarnya mereka
berkembang dengan sendirinya,
5) Guru yang memandang bahwa orang lain itu dapat memenuhi dan
meningkatkan dirinya bukan menghalangi apalagi mengancam.
E. Peran guru dalam mewujudkan pembelajaran efektif dan bermakna
Mukhtar dan
Marsinis Yamin (2005) dam M.Sobry Sutikno (2007), menjelaskan bahwa untuk
mewujudkan pembelajaran yang efektif dan bermakna seorang guru harus
melaksanakan beberapa peran berikut ini:
a) Guru sebagai model
b) Guru sebagai perencana
c) Guru sebagai pendiagnosa kemajuan belajar siswa,
d) Guru sebagai peminpin
e) Guru sebagai petunjuk jalan kepada sumber-sumber.
F. Keterampilan dasar guru dalam pembelajaran
Ada delapan
keterampilan dasar pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru dalam
melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. Sebagai berikut:
§ Keteampilan bertanya,
§ Keterampilan memberkan penguatan
§ Keterampilan mengadakan variasi
§ Keterampilan menjelaskan
§ Keterampilan membuka dan menutup pelajaran
§ Keterampilan membingbing diskusi kelompok kecil
§ Keterampilan mengelola kelas,
§ Keterampilan membelajarkan perorangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar